Showing posts with label friend. Show all posts
Showing posts with label friend. Show all posts

Thursday, July 7, 2011

Untuk X-7

Dear, X-7... :)

Terima kasih atas kenangan-kenangan terindah yang telah kalian berikan selama ini. Suka dan duka telah kita lalui bersama. Dimulai dari dimarahi guru, bolak-balik remidial, dukung perlombaan di classmeeting mati-matian, GKS heboh-hebohan, dll... too bad that I couldn't spend my holiday with you, Guys... I wanna see "keraweh" too, a little bit curious about it.

Berikut pesan-pesan untuk kalian dan hal-hal yang sangat membekas tentang kalian dalam hati dan pikiranku :

1. AMEP
Mendapat julukan "Bokong", entah darimana asal mulanya. Paling kasihan waktu dia main futsal, soalnya pendukungnya pada menyemangatinya dengan kata "bokong". Suaranya sangat bass, mengejutkan ketika pertama kali aku tahu bahwa dia masuk kategori tenor dalam ekstrakulikuler Paduan Suara, tapi kalau nyanyi suaranya tetap enak didengar. Nggak bisa ngomong "R", maka dari itu kata-kata "ngawuL" sempat menjadi "trending topic" di kelas karena dirinya. Ada yang bilang kalau dia suka nonton bokepan, entah benar tidaknya tapi yang jelas dia pernah dikejar-kejar bencong di dekat Rajawali karena motoran sambil SMS-an ( apes banget, sih, nasibmu...), hahaha... kalau ada kegiatan apa pun, sebelum kumpul disempatkan main futsal dulu. Di kelas hobinya HP-an ( entah SMS siapa, pacarnya kali, ya... ), kalau nggak ngobrol sama teman, dan karena kebiasaan "curhat"-nya inilah aku menganggap dia cowok paling ceriwis yang pernah kukenal. Sangat bangga dengan nilai-nilai Ekonomi-nya. Klop sama Tomi, dan suatu saat nanti aku berharap mereka berdua bisa "memimpin" SmanSa. Pencalonan ketua dan wakil ketua OSIS, mungkin? :)

2. Yoga
Julukannya "Mbah Kakung" karena rambutnya sudah beruban. Sempat kaget juga karena ternyata adiknya adalah mantan teman SD-ku. Setiap kali teman-teman selalu membahas soal "tragedi payung", rasanya geli dan selalu ingin tertawa, hahaha... saya tegaskan sekali lagi, saya tidak pernah satu payung dengan Yoga. Kalian mau pada satu payung sama Yoga apa? Wkwkwk... anaknya pendiam dan hobinya tidur di kelas. Setiap kali ada acara kumpul-kumpul, pasti dia selalu datang dengan mata yang lebam ( entah habis ngeronda atau habis ditonjokin preman kampung ) dan selalu datang dengan sepedanya, kalau nggak jalan kaki. Dan entah kenapa dia selau sial. Ada aja kejadian aneh yang menimpanya. Jatuh dari sepedalah, duduk di kursi yang jebol lah, dll... hahaha... sabar, ya, Yog! Aja turu neng kelas maning, mengko konangan karo Bu Atun maning, wkwkwk... :D

3. Yayas
Pertama kali bertemu dia, rasanya gemas ingin mencubit pipinya. Jidatnya lebar, tawanya lucu, kulitnya putih seperti "Snow White and the Seven Dwarfsss... sss..." *lirik Teacher In*, kukunya mungil-mungil, dan matanya "hilang" kalau lagi ketawa atau senyum. Anaknya mungil, gampang menangis, dan imut-imut. Hobinya nunggu jemputan di rumahku sambil curhat plus Twitter-an atau SMS-an sama Teguh. Kalau debat sama Rias dan Rias yang menang, pasti dia nyengir + ketawa sambil menjulurkan lidah, "Weee~" dan sumpah pas lagi kayak gini ( sekali lagi ) aku gemas pengen cubit pipinya, kayak anak kecil banget! Sayangnya tiap aku mau cubit pipinya, jariku selalu mau digigit. Kalau udah dekat sama Rias, pasti dikasih "panggilan kesayangan", kayak "Liem", "Auliem", "Miruk", "Cumi", "Mesum", dll... paling lemah sama cowok cakep ( coba aja kasih liat fotonya Kim Bum, Yoon Shi-Yoon, Mario Maurer, pasti jerit-jerit setengah mati saking nge-fans-nya ). Kalau lagi ngantuk, wajahnya mirip kucing. Anaknya perhatian dan baik ( terlalu baik, malah... ). Dia juga maniak biru dan phobia ular, dan kuharap Rias cepat sembuh dari phobia-nya. Aamiin...!! :)

4. Tegar
Di balik perawakannya yang tegap dan terlihat tegas, ternyata dia anak yang kocak juga. Hobinya nyanyi, suaranya juga bagus. Banyak yang bilang dia mirip Sammy ( mantan ) Kerispatih, bahkan banyak juga yang sering menyinggung tentang giginya. Paling asyik liat dia jadi pemimpin upacara, alis matanya bisa menukik saking seriusnya kayak lagi ngerjain soal-soal Kimia tingkat dewa. Anaknya baik, supel, ramah, dan hangat. Setahuku, dia anak yang bertanggung jawab, terutama kalau ada tugas kelompok. Pernah suatu ketika dia bela-belain datang ke rumah buat ngerjain tugas kelompok padahal waktu itu lagi hujan dan dia lagi kurang enak badan. Alhasil, besoknya di sekolah badannya panas. Hahaha... maafkan kami, Gar...^^;

5. Auli Sensei
Aulia Nurul Izzati namanya. Tapi biasanya dia selalu menandai buku-bukunya dengan ( entah tanda tangan atau paraf ) "Auly". Bahasa Inggrisnya jago, dan aku sangat berterima kasih atas bantuannya selama ini. Biasa dipanggil "Botak" atau "Lampu Taman", karena kepalanya bundar dan kata Gembong nggak ada tumpunya ( tumpu apanya, Mbong? ). Bandel, saking kecanduannya sama kopi dan soda. K-Pop Lovers dan aku biasanya juga update info K-Pop lewat cerita-ceritanya, hahaha... bisa menulis Hangul, dan ( sekali lagi ) aku sangat berterima kasih atas ajarannya. Punya sudut pandang yang berbeda, maka dari itu kupanggil "Sensei". Anak ini selalu bikin gemas karena susah ditebak. Kadang pendiam, kadang ceriwis, kadang depresi, kadang hiperaktif, kadang suka senyum-senyum sendiri. Ekspresi wajahnya macam-macam, bahkan pernah menampilkan wajah dan aura keibuan, lho! Uuu... eomma~ wkwkwk... anaknya sangat dewasa, simple, tapi mood-nya suka naik-turun. Suka tiba-tiba bilang "maaf, ya..." tanpa alasan yang jelas. Kadang ceplas-ceplosnya seringkali mengocok perut. Warna kesukaannya merah dan hitam. Paling gawat kalau keisengan dan ke-"kurang kerjaan"-nya kambuh, soalnya apapun bisa disulap sama dia menjadi "wah". Butuh contoh? Liat aja layar HP-nya, pernah diwarnai pakai kuteks bening, terus dikerok lagi. Kalau nge-reblog pintar, bagus-bagus ( dan biasanya saya jadi "penguntit"-nya yang suka ikut-ikutan reblog, wkwkwk~ ). Mukanya bisa berubah drastis kalau sudah menyangkut tentang kakaknya dan kamarnya. Padahal aku sendiri juga hampir sama joroknya dengan kakaknya, wkwkwk... sabar, ya, Sensei! :D

6. Bagus
Pertama kali aku melihat dia waktu menginjakkan kaki di kelas X-7, aku sempat mengira dia "satu rumpun" sama aku, Papua. Kulitnya kecoklatan seperti terbakar matahari, bulu matanya lentik, dan rambutnya keriting kemerahan. Tapi setelah liat dia bolak-balik berdebat tentang Salem dan Jawa ( padahal Salem di Jawa juga, kan, yah? ) sama Dilla waktu awal-awal semester I, aku baru tahu kalau dia "made in Banyumas", hohoho~ anak PA ( Pecinta Alam ) sejati, sukanya ngomong sana-sini. Kalau ngomong ngalor ngidul, entah ngobrolin apa, tapi biasanya ujung-ujungnya bercerita tentang kehidupannya selama menjadi anak kos. Kalau sedang bertamu, hobi banget "mengosongkan" isi toples tuan rumah, alasannya dompet lagi seret. "Maklum, anak kos," begitu katanya. Dia juga sukanya ngotak-ngatik barang di rumah orang alias nggak bisa diam. Tangannya "gatal" kali, ya, sampai segitu "nggratil"-nya? Ada Caladine, nih, Gus... mau? :D

7. Bayu
Panggilannya sangat menggoda ( dan saat memanggilnya harus menggunakan nada tertentu, yaitu jurus panggilan ala Emon di "Catatan Si Boy" ) : "MAS BAAAYY~". Wakakakkk... tak banyak yang ku ketahui tentang dirinya, cuma kalau lagi ketawa Mas Bay kelihatan lucu. Pernah ada yang bilang waktu itu ada yang nggak sengaja dengar Mas Bay lagi menyemangati dirinya sendiri... nggak tau lagi ada masalah apa, tapi tetap semangat, ya, Mas Bay! ^^

8. Dilla
Dilla Alfinda Risdiana atau biasa disingkat "DAR". Panggilan beken lainnya adalah "Salem". Dan yang lebih bekennya lagi : "TETANGGA FAVORIT". Hahaha... dia memang tetanggaku, nge-kost di rumahnya Mbak Mar. Anak yang tekun, ambisius, keras kepala, sedikit egois, pantang manyerah, dan pintar. Tapi, kadang sifat polosnya suka keluar. Suka bolak-balik ke rumahku untuk numpang nge-net sama minta ajarin Bahasa Inggris. Hobinya bercerita tentang keluarganya, masa kecilnya, dan segala hal yang berbau tentang Salem, tanah air tercintanya. Buku dan belajar adalah salah satu bagian dari hidupnya yang sangat dipegang teguh olehnya. Kadang kalau diajak ngomong nggak nyambung, tapi sekalinya udah nyambung sifat kocaknya dia bisa keluar. Anaknya energik dan tahan banting. Hahaha... sukses selalu di kelas IPA-nya, ya, Dil! :)

9. Mbaja
Nama aslinya "Dwi Listiana", tapi entah kenapa bisa dipanggil "Mbaja" itu saya juga nggak tau asal mulanya. Katanya punya kembaran, namanya "Dwi Listiono". Anaknya ceria, semangat, kreatif + inovatif, dan sedikit kecowok-cowokan, tapi kadang suka bengong kalau lagi diajak cerita atau ditanya sesuatu. Ujung-ujungnya dia nanya, "Hah? Apa? Maaf, tadi aku lagi mikir," wkwkwk... dia juga mirip aktris Hillary Swank. Fashionable adalah salah satu ciri khasnya yang sangat membekas dalam ingatanku. Terkadang aku suka diam-diam memperhatikan pakaian yang selalu dipakai Mbaja, pulangnya kuingat-ingat ulang terus kucoba otak-atik desainnya. Terima kasih, Mbaja, kau adalah inspirasiku~ (^^)d

10. Farah
"Nenek" panggilannya, entah apa sebabnya. Padahal dia mungil dan imut-imut begini, kok, bisa dipanggil "Nenek", ya? Farah juga anak yang susah ditebak, bikin gemas, dan kalau dengar tawanya rasanya jadi ingin ikut tertawa juga. Menurut pandanganku, Farah anak yang "talk less do more". Tak banyak omong tapi sebenarnya selalu perhatian dan setia kawan. Tapi kalau udah cerita, yang mendengar rasanya bisa betah mendengarkan dia berjam-jam bercerita. Kalau sedang bersama Farah, rasanya seperti punya adik perempuan, uuh... gemas~ dia juga anak yang simple dan sedikit keibuan. Nge-fans sama "Percy Jackson" dan sebangsanya. Dia suka sekali pisang dan monyet. Kalau udah nyeplos, yang mendengar bisa ikut terkikik-kikik. Pernah suatu waktu Gembong menyebutnya "anak kecil" dan Farah membalas, "Kamu besar tapi berhati kecil, sementara aku kecil tapi, kan, berhati besar!" wakakakakk... sukses selalu untukmu, Far! :D

11. Icha
Namanya agak susah. Awalnya kukira "Farissa Nadhila Azzahra", ternyata "Farisa Nadhilah Azzahra". Anak yang manis, lucu, dan tak terduga. Tindakannya kadang spontan dan mengundang tawa. Butuh contoh? Tiba-tiba waktu lagi jam pelajarannya Pak Parno dia matiin lampu sambil cengar-cengir, "Hayyuuhh...!!" mwahahaha~ asyik banget, nih, anak. Kadang suka protes atau menggerutu sendiri kalau teman sebangkunya, Hasnah, lagi kambuh suara "ultrasonik"-nya. Hubungannya dengan Feisal selalu bikin iri. Uuu~ Ichaaa... iri, deehh... wkwkwk :D

12. Gembong
Julukannya banyak. Ada "Gendut", "Beruang", "Kulkas Empat Pintu", "Paus" ( eh, "Paus" apa "Anak Paus", ya? Lupa! ), "Cetacea sp", dll... sering sekali disinggung soal ukuran badannya dan lehernya, tapi dia tetap ceria. Hobinya ikut les sana-sini dan juga ajak teman sana-sini untuk gabung les bareng sama dia. Bagai pinang dibelah dua sama bapaknya. Kadang kalau ngomong atau nge-tweet suka ceplas-ceplos, sembrono, nggak karuan, bahkan sebagian nggak sopan ( apalagi kalau udah menyangkut orang tua ). Mbong, lain kali mulutnya sedikit di-"rem", ya... tapi di balik kata-kata sarunya, ( menurut pandanganku ) dia kadang suka sedih atau kesal sendiri nggak tahu kenapa, bahkan kadang kalau lagi diterpa masalah pun dia selalu berusaha untuk tersenyum dan tertawa di depan teman-temannya. Kata Hasbi, dia adalah "GEMBONG ( GErMo BencONG )". Asyik dijadikan teman curhat karena merupakan pendengar yang baik, tapi kalau kita lagi sial, dia bisa lupa terus nyeplos, deh, itu isi curhatannya kita. Tawanya keras, sekeras injakan telapak kakinya ( kakiku pernah nggak sengaja diinjak sama Gembong, rasanya... MANTAP. ) dan dia selalu berusaha menyenangkan hati teman-temannya. Anaknya cepat akrab dengan siapa pun dan selalu berusaha menyemangati temannya walau sebenarnya dia sendiri sedang membutuhkan motivasi. Perhatian dan selalu berusaha untuk tetap optimis. Pelupa tapi sosoknya sendiri susah dilupakan dari benak kita semua. Gembong, always keep spirit! (^o^)

13. Gottfried
Pertama kali dengar namanya kukira dia blasteran, ternyata cuma namanya yang diambil dari Bahasa Jerman dan dia "made in Indonesia" asli, not Germany. Anaknya mungil, pendiam, dan kutu buku tulen. Kebetulan mbahnya itu temannya mbahku jadi aku tahu kalau hobi membacanya itu menurun dari kakeknya. Jarang sekali rasanya aku lihat dia tertawa atau bicara. Yang aku tahu cuma dia pernah mendapat nilai sempurna alias 100 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia pas UN SMP. Yang paling membekas dalam ingatanku adalah waktu dia lagi serius-seriusnya baca buku TIK sendirian pas jam istirahat. Kalau kerja kelompok sama Gottfried dan dia dimintai pendapat, jawabannya hanya satu kata : "TERSERAH". Tapi sekalinya dia ngeluarin ide atau berpendapat, idenya itu sangat berguna untuk kelompok kerjanya. Hal lain yang membekas dalam ingatanku tentang dia adalah waktu dia tertawa lebar untuk pertama kalinya di hadapan mukaku. Waktu itu dia lagi masangin hasduknya Gembong yang seukuran anak SD, tiba-tiba dia ketawa sambil bilang, "Mbong, udah... aku nggak sanggup masang, geli aku," wkwkwk... njane kalau kamu ketawa manis, lho, Fried. Banyak-banyaklah tertawa, tertawa itu sehat! :D

14. Hai
Nama lainnya "Haid", dan saya tahu ini asal-muasalnya kenapa, hahaha... pertama kali aku lihat dia rasanya kayak lagi liat Obama. Tinggi, tegap, bermata tajam, bahkan kadang rasanya kayak lagi liat Tokyo Tower. Kakinya panjang kayak aktor Moon Joo-Won. Punggungnya lebar kayak layar tancap ( dan katanya dia lagi rajin renang. Bayangin aja seandainya nanti punggungnya makin lebar karena renang, udah segede Stadion Gelora Bung Karno, dah, itu punggung... ). Matanya tajam kayak kakakku, tapi bedanya mata kakakku nggak sesipit dia. Kalau lagi ketawa suaranya khas, dan matanya "hilang" kayak Rias. Njane mukanya manis kalau lagi ketawa, tapi kalau "Gaya Tukul"-nya kambuh, jelek dan seramnya minta ampun. Sukanya melotot nggak jelas, kelilipan apa, Dar? Wkwkwk... hampir setipe sama Gembong, kadang nyeplosnya kurang ajar. Direm, woy, rem! Suka kesal nggak jelas, tapi kalau kesalnya mulai hilang perlahan-lahan, rupanya jadi kayak anak kecil. Menurutku dia orangnya lucu, kadang suka joged-joged sendiri. Kadang perhatian sama hal-hal kecil, menolong tanpa diminta. Lemah dalam mata pelajaran olahraga. Nggak jelas, juga susah ditebak. Aneh dan kadang nggak tahu malu, tapi selalu punya keyakinan bahwa di mana ada kemauan, di situ ada jalan, dan Tuhan akan selalu bersama umatnya yang mau berusaha. Cita-citanya jadi dokter. Hobinya nyanyi, suaranya bagus. Ada kemungkinan dia akan jadi penyanyi dangdut "Haidar Irama"? Kita lihat saja nanti. Wkwkwk~ sukses selalu, Dar! :D

15. Hasbi
Panggilannya "Hasbi*ch" ( ini Gembong yang bikin, lho... ), Si Anak Genius. Nggak pernah jelas apa yang ada dalam pikiran dan benaknya, saking susahnya buat ditebak. Talk less do more juga. Selalu berbicara dalam Bahasa Jawa. Sering disinggung mengenai suaranya yang seperti Gita Gutawa. Kalau udah kesal, apapun bisa ditendangnya. Suka sekali futsal. Pernah ditabrak "Gentong", terus bangkit lagi. Dengar-dengar katanya pernah menghapus papan tulis pakai penghapus melalui jidatnya. Nggak bisa diam, termasuk yang nggratil juga, sih... kalau nggak salah anaknya juga taat beribadah. Paling lucu kalau tangannya mulai "hidup" alias "nggratil"-nya kambuh, benda apapun itu, bakal dimainin. Dan dia selalu bikin iriii... uuuaaarrgghh~ Hasbiii... berikan kepintaran IPS-mu padakuuu...!!! ^^;

16. Hasnah
Suaranya menggelegar, sangar, dan bikin gempar kayak preman pasar. Cocok, deh, jadi giat. Buat yang lagi dekat-dekat Hasnah, hati-hati, deh, karena kita nggak tau kapan dia bakal "jerit-jerit". Sukanya tiba-tiba SMS minta tolong ini-itu. Anaknya membingungkan. Nggak tau apa maunya. Tapi, kalau "stress"-nya kambuh, kocak banget, deh, ini anak, sumpah. Panggilannya "Dolmen" ( lagi-lagi Gembong yang bikin. Perasaan dulu dia dipanggil "Kjokken Modinger", deh... iya, bukan? ). Kalau udah menyangkut hal-hal tentang R**A, ehm~ tau, ah, nggak mau menjelaskan lebih lanjut, wkwkwk... :D

17. Bella
Nama lengkapnya panjang banget, "Isabella Aprillia Jujun Utomo". Dengar-dengar "Jujun" itu nama pemberian omnya, "Utomo" nama marga bapaknya, terus kalau di FB ada tambahan "Rintjap", marga ibunya. Cantik, putih, tinggi, suaranya bagus. Struktur wajahnya tegas, suaranya juga lantang. Hobinya bolak-balik ngecat rambut. HP-nya banyak ( bagi satu, dong, Bel... wkwkwk :D ). Sayang dan akrab banget sama bapaknya. Bapaknya perhatian banget, sosok beliau sering kulihat di sekolah sedang menunggu Isabella. Termasuk anak yang cepat tangkap, terbukti dengan absennya dia dari latihan nari yang nggak ketulungan, tapi begitu mendekati hari H dia bisa menguasai tariannya dengan cepat. Semangat selalu untukmu, Nak! Salam Paskibra! (^^)d

18. Kevin
Ini, nih, "Si Muka Mesum". Mukanya nelangsa banget. Kalau ngomong juga lirih banget. Sebenarnya termasuk anak yang cerdas, cuma sayang... malesnya nggak ketulungan. Motornya gede banget, bikin bergidik ngeliatnya. Anak yang tanpa sadar tingkahnya selalu mengundang tawa. Dengerin aja dia ngomong sepatah-dua patah kata, pasti semuanya langsung ketawa, dan biasanya pada komentar tentang mukanya. Nggak tau mau deskripsiin apa lagi tentang ini anak. Bingung. Sumpah. Nggak jelas, sih, wkwkwk... peace, Kevin! (^^;)v

19. Mega
Ini dia... JREEENG! Mee... gaaa...!! Hahaha... mukanya asyik, walaupun kalau pertama kali baru kenal dia pasti dikira orang sinis, padahal dia asyik banget diajak bercanda, lho~ sering memerankan tokoh antagonis. Anaknya juga ceria dan tegas. Pokoknya asyik, deh, kalau udah ketawa-ketiwi sama dia soalnya peran "antagonis"-nya bisa keluar, wkwkwk... sukses terus, ya, Mega~ tak doain jadi artis, mau? ^^

20. Morla
Morla namanya. "Chubby Galz" julukannya ( emang anaknya tembem banget, sih, hehehe )... saking tembemnya itu pipi sampai hampir tiap kali aku ketemu dia pengen kucubit nggak peduli sampai tulang pipinya patah. Anaknya lucu, nggak banyak omong, tapi prestasinya selalu tok ceeerrr... mantap! Kalau ketawa matanya hilang kayak Rias dan mukanya sampai memerah kayak tomat rebus. Terus kalau lagi cemberut atau banyak pikiran biasanya kedua ujung bibirnya melengkung ke bawah kayak buah pisang sambil menggerutu sendiri yang entah apa. Pokoknya kalau suasananya lagi nggak mendukung, Morla lebih banyak diam ( tapi emang dasarnya udah pendiam, ya... ) dan biarpun begitu, dia tetap ramah, kok. Baik, lagi! Morlaaa... aaaaaa~ imuuutt~ :3

21. Bela
Pertama kali aku ketemu Nabila waktu SMP, di WC pula... waktu itu aku lagi nunggu giliran cuci tangan tepat di belakangnya dia, dan Nabila sendiri lagi asyik ngobrol sama Cita. Sambil perhatiin Nabila aku gumun sendiri, "Ini anak, kok, tinggi amat, ya..." terus ternyata pas kelas X, tepatnya di X-7, kita sekelas. Dia keliatan tambah tinggi dan tambah anggun kayak Miss Universe. Di antara kedua matanya ada bagian yang sedikit menghitam, itu bekas kacamatanya warnanya udah mulai memudar. Karena nggak akrab sejak SMP, aku cuma bisa perhatiin dia pas awal-awal kelas X. Aku suka matanya yang jernih. Terus aku juga suka bulu matanya. Lentik. Biasanya dia dipanggil "Bela", tapi nggak tau kenapa aku lebih suka panggil dia "Nabila". Setelah mulai kenal dia, lama-lama aku tahu kalau suaranya kayak sound system yang suka ada di acara hajatan. Kalau manggil orang suaranya kenceng banget. Belum lagi kalau koar-koarnya berkolaborasi sama Gembong dan Yola... wah... udah, deh... kelas jadi kayak acara jerit malam. Tapi aku suka semangatnya dia waktu lari tiap latihan MP ( Merpati Putih ). Keren! Semangat terus, ya, Bela! ^^

22. Nael
Ini, nih, anak yang suka bikin masalah.... dulu sempat satu kelompok pas latihan nari dan selama latihan nari itu pula dia hobi banget bikin aku bolak-balik tutup mata kalau lagi di belakangnya dia. Masalahnya dia selalu pakai kaos ( yang katanya kaosnya adiknya ) yang kekecilan, jadi... maaf, terkadang celananya terlihat. Terus pas lagi meng-explore gerakan untuk yang cowok, aku sama teman-teman satu kelompok tari lainnya minta yang cowok juga ikut mikirin gerakannya biar nggak semua gerakannya nggak dipikir yang cewek, jadi bisa sedikit membantu. Nael selalu bilang, "Gampang lah... nanti tak bantu cariin gerakannya." tapi ujung-ujungnya tiap pertemuan dia nggak pernah lapor hasil explore grakannya. Katanya, sih, lupa... kalau nggak, alasannya sibuk. Sejak kelas X dia dipanggil "Nael", padahal seingatku pas zaman SMP dia dipanggil "Graha", lho... keren amat bisa berubah jadi "Nael". Kucingku paling takut sama Nael, mungkin karena perawakannya yang seram kali, ya... motornya gede banget, lho~ warna merah pula. Meskipun kadang nyusahin, tapi dia baik. Tipe yang setia dan siap membantu di saat yang membutuhkan. Dia juga lucu dan kadang nggak tau malu. "Isih awan Nael peteng pisaaannn~" *ups* (^^;)v

23. Peni
Namanya suka jadi bahan ejekan, terutama sama Gembong. Masa' namanya diganti jadi "P***S"?? Gembong, Gembong... o ya, Peni ini termasuk tipe yang perfeksionis kalau udah menyangkut urusan wajah. Wajahnya kayaknya selalu dirawat, kadang suka bolak-balik bedakan sama sisiran di kelas. Hobinya narsis di HP, jadi nggak heran kalau lagi buka-buka HP-nya ada fotonya dia sampai ribuan jumlahnya. Anaknya PD alias percaya diri, hobi banget nyanyi seriosa. Lagu apa aja dijabanin buat dibikin versi seriosa-nya. Kalau udah lagi banyak masalah, tingkahnya suka nggak jelas. Ya ngomong sendirilah, nyanyi-nyanyilah, apalah... ujung-ujungnya curhat nggak jelas karena curhatnya nggak sistematis, jadi yang dengerin kadang juga ikut bingung, "Ini anak sebenarnya lagi curhat tentang apa, ya?..." tapi anaknya pintar nari, lho! Aku paling suka liat Peni lagi berlenggak-lenggok sambil senyum terus arah matanya yang kesana kemari. Kesannya luwes, cantik, dan anggun kayak burung merak! Sukses terus, ya, Pen! ;)

24. Putri
Nah, ini dia... julukannya "Miss Call" karena hobinya telepon pacarnya anywhere, any time, any place ( bukan berarti "panggilan tak terjawab", lho, ya~ ). Anaknya nggak jelas, kadang bisa lemooot... banget, tapi kadang juga bisa ngasih ide cemerlang buat teman-temannya. Butuh contoh? Kalau lagi lemot, biasanya kalau ada teman yang lagi nge-joke, dia nggak ngerti dan bakal bingung sendiri kenapa teman-teman yang lain pada ketawa. Setelah beberapa saat, barulah dia ketawa karena udah ngerti maksud joke-nya ( dan ketawanya itu telat banget ). Tapi, kalau lagi "cring!", idenya banyak banget yang keluar. Waktu itu pernah kelompoknya Putri lagi numpang latihan nari di rumahku dan mereka lagi mati gaya. Di saat seperti itu, tiba-tiba Putri ngasih ide gerakan banyak banget, sampai-sampai Umar ( kalau nggak salah ) bilang, "Ini anak sebenarnya cerdas, lho...!" tuh, kan, Put... makanya jangan kebanyakan telepon biar nggak terlalu lemot, hehehe... sukses selalu, Put! :D

25. Roma
Dari dulu sampai sekarang, hanya dia satu-satunya teman sekelasku di X-7 yang aku nggak pernah ingat nama lengkapnya. Yang kutahu cuma "Roma Satria", udah itu aja. Dan dari dulu dia nggak pernah berubah, sanyumnya itu, lho~ wew. Anak ini kembar, kembarannya kalau nggak salah namanya Randy. Jujur, yah, ( jangan marah, lho, Rom... ) wajahnya Randy lebih dewasa daripada Roma. Tapi tetap aja nggak ada yang bisa menyaingi smile power-nya Roma, bahkan saudara kembarnya sekalipun, wkwkwk... hobinya pakai gelang warna hijau, dia juga maniak banget basket. Semoga nantinya dia bisa menjadi pebasket terkenal dan mengharumkan nama Indonesia. Aamiin...!! :)

26. Rizka
Kalau ingat awal-awal Rizka masuk kelas X-7, rasanya kasihan banget karena nggak banyak yang kenal dia... soalnya selama kurang-lebih dua minggu dia dirawat di rumah sakit karena demam berdarah ( malah ada yang bilang kena liver juga ), jadi nggak banyak anak-anak sekelas yang hapal wajahnya dia. Begitu dia masuk, aku kenalan dan liat reaksi dia cukup kaget karena sekelas sama anak kayak Gembong. Mungkin karena belum pernah liat anak sekocak dan sekonyol Gembong kali, ya... terus habis itu dia nunjukkin pergelangan tangannya yang membiru karena pembuluh darahnya yang sempat pecah selama dia sakit. Dan ternyata dia nggak kena liver, cuma demam berdarah! Apa banget ini coba beritanya... tapi syukurlah dia tetap ceria dan semangat walau masih sempat bolak-balik nggak masuk sekolah karena sakit, padahal udah sembuh dari demam berdarah. Dan semakin lama aku semakin tau kalau ternyata ini anak kocak juga, nggak selebihnya pendiam, sampai-sampai dia dijuluki "Santri Edan". Setiap kali dia dengan lagu "Muhammad-ku, Muhammad-ku... aku rindu, aku rindu..." dia selalu joged-joged. Seerrr~ :D

27. Rukmi
Aku baru benar-benar mengerti dan melihat Rukmi waktu kelas X. Dan aku nggak pernah sadar atau bahkan tau kalau ternyata dia satu SMP sama aku ( duh, cupu sekali saya ini... ). Kesan pertama yang aku rasakan waktu pertama kali ketemu dia itu lebih banyak diam alias suramnya. Rambutnya keriting dan bentuk wajahnya kotak, persis seperti ibunya. Gampang dikenal gara-gara tas merahnya. Kadang suka ketawa-ketawa dan senewen alias ribut sendiri. Kalau udah ngambek, wuih... yang lain ikut kelimpungan, soalnya ngambeknya nggak ketulungan. Dia jago gambar, lho! Dari dulu pengen banget diajarin gambar tempat sampah beserta isinya sama Rukmi tapi belum sempat juga... kalau ku perhatikan, tipe gambarnya dia bukan Jepang tapi lebih ke yang Amerika. Gambar-gambarnya keren! Dia juga suka kucing, Kim Tak-Goo, dan Goo Ma-Jun, sampai-sampai rela bolos Pramuka bareng aku dan Rias demi nonton episode terakhir "Bread, Love, and Dream", hahaha~ Rukmi, kapan kita makan yoghurt bareng lagi? :)

28. Siswi
Namanya unik, "Siswi Indah Mulyani". Tapi, sayangnya para guru paling sering salah kalau manggil dia. Panggilan yang seharusnya "Siswi" malah jadi "Siwi". Tapi, kalau nggak salah panggilan sehari-harinya "Indah", lho.. cuma saya lebih suka manggil "Siswi", hehehe... nggak banyak yang bisa ku deskripisikan tentang dia, yang jelas Pak Parno paling hapal sama Siswi. Kadang suka bolak-balik ditunjuk buat maju ke depan ngerjain soal-soal. Dulu rambutnya bergelombang, sekarang di-rebonding jadinya lurus banget. Aku suka banget liat kartu pelajarnya, fotonya manis kayak model, hehehe... tapi Siswi lebih cantik sekarang, karena pakai kerudung. Siwi Siwi Siwi... cantiiik~ ^^

29. Tomi
Ini, nih... bocah cilik kelahiran 1996 yang paling aktif. Kayaknya kegiatan sosial dan organisasi apapun dijabanin juga. Sibuk dan berdedikasi tinggi, selalu berusaha supaya nggak pernah ketinggalan. Dan dedikasi serta bagaimana cara dia meraih mimpinya itu yang terkadang membuatku kagum. Pintar ngomong, bisa jadi PR ( Public Relation ), nih... hahaha... pernah suatu ketika waktu satu kelompok pas partai politik, dia pinjam celana biru kembang-kembang alias celana pantaiku buat shooting parpol, dan... wah... dia ganti celana itu bukan dalam kamar, tapi di ruang keluargaku yang di bagian dekat komputer. Untung ada sekat pemisah antara yang di dekat komputer sama yang di ruang TV, jadi kita semua kumpul di ruang TV. Dan untungnya lagi, usilnya Bagus nggak kambuh. Coba kalau kambuh, udah difoto, deh, itu posenya Tomi yang lagi ganti celana, hahaha... :D

30. Umar
Pertama kali aku kenal dia pas les LIA, karena kebetulan kita sempat satu kelas di LIA. Dan begitu tau dia sekelas sama aku pas kelas X, aku sebel banget sama dia! Aku sebel soalnya waktu aku jawab pertanyaan Guru Bahasa Indoensia-ku tentang cara mengeja "menggambar", aku dianggap salah sedangkan jawabannya Umar benar, padahal jawaban kita sama-sama "MENG-GAM-BAR", bukan "ME-NGGAM-BAR"! Grr~ malu banget sumpah aku waktu itu. Eh, tapi harusnya aku sebalnya bukan ke Umar, ya? Salah sasaran, nih, hahaha... dasar AKBAR, wkwkwk... tapi Umar anaknya asyik, kok, seasyik kebab di "Basso Cafe"-nya. Kebabnya enak, lho! Renyah dan gurih. Uh... *lapar*. Nge-fans banget sama Avenged Sevenfold. Paling suka dengar dia ngomong "aseekk~" kayaknya enak dan santai aja gitu didengarnya, wkwkwk~ :D

31. Woro
Anaknya tinggi. Postur tubuhnya bagus. Manis. Dan sepertinya darah kejawennya mengalir kental dalam tubuhnya. Nggak banyak yang bisa ku deskripsikan tentang Woro, yang jelas dia anak yang cerdas dan berkemauan tinggi. Wajahnya benar-benar manis, tapi kalau jadi giat kayaknya seram kali, ya... paling suka liat dia kalau lagi Paskib, berasa lagi di lingkungan Istana Negara, hahaha... :D

32. Yola
Ini dia... jreng jreng jreng! Yola Maulin Peryogawati! Waktu pertama kali tau namanya, nama belakangnya susah banget buat dihapalin. Suaranya juga nggak kalah "sound system"-nya sama Nabila. Matanya hitam seperti mata panda, tapi manis. Ramah pula! Aku paling suka liat hidung dan dagunya. Suaranya khas. Sering dibilang pendek sama Gembong dkk, katanya tingginya sepohon cabai. Ditambah lagi dengan adanya Rumah Makan "Yola Si Mungil" di depan GOR, wah.. udah, deh, makin menjadi-jadi aja itu si Gembong. Yola itu kalau lagi banyak masalah lebih sering diam dan moody. Tapi kalau udah lagi senang, ya, girangnya luar biasa... lucu banget kayak anak kecil! Aku mau punya adik kayak dia! :3

33. Yulita
The last one, please welcome... Princess Yulita! Hahaha... ini anak nggak tau kenapa kalau ku perhatiin sejak SMP kesannya "princess" banget. Perfeksionis dan rajin ( kerajinan, malah... ). Cerewet banget kalau udah lagi cerita ini-itu. Kalau udah cerita, nanti ujung-ujungnya dia tanya dengan muka memelas, "Aah... pada kenapa, sih? Marah, ya? Aku cerewet, ya? Ceritaku nggak menarik, ya? Maaf, ya..." hahaha... ini akan satu emang hobi banget bolak-balik minta maaf. Sukanya ngeledekin orang tapi giliran diledekin malah nggak mau, mukanya langsung memerah semerah-merahnya. Kalau nggak salah, dia nggak suka pedas karena bisa bikin hidungnya tambah merah. Paling perhatian sama penampilannya dan kalau berfoto dia selalu punya gaya yang khas, wkwkwk... sukses selalu, Yul! :D


SEPIT MASAL, I LOVE YOU! :)

Wednesday, June 8, 2011

Ooowww...!!

AAAAAA~~~

Apa coba?

Hahaha... geje banget. Lama nggak nge-blog, yah, dan Alhamdulillah udah selesai UAS II jadinya lega... tadi sempat dibagi beberapa hasilnya, sih... Ekonomi dapat 69, Bahasa Indonesia dapat 80, dan PKn dapat 78. Biologi? Tanya Dilla aja, deh...
Geregetan banget kalau ingat PKn... padahal aku tau jawabannya tapi salah ngerti soaaalll... dan NGGAK TELITI. Duh, NYESEL BANGET... tapi, yah, nggak apa-apalah... pusing sendiri nanti kalau dipikirin terus. Selain itu Ekonomi-nya juga remidi ( lagi! ). Uuh... Mama, maaf kalau memang mungkin aku tak pantas menyandang "predikat" sebagai anakmu... :'(

LIFE ROLLS ON, Lia. Hwaiting...!!

Dan do'akan aku supaya nilai-nilaiku yang lain memuaskan dan bisa masuk IPS, yaa... Aamiin.

Ngomong-ngomong, di bulan Juni ini dua orang temanku berulang tahun : Auli Sensei dan Hai.
Bedanya cuma lima hari. Jadi, pas lagi diskusiin kado buat Sensei sama teman-teman yang lain, tiba-tiba muncul rencana dari kepala Gembong untuk bikin "kejutan" buat Hai. Seperti bunyi "TING!", begitu...

Kalau mengenai ulang tahunnya Sensei, yang paling seru pas cari kadonya... aaaaaa~ :D
Bolak-balik telepon Rias lewat HP, padahal baru diisi pulsanya dan itupun cuma Rp5.000,00.
"Yas, gimana kalau kadoin ini? Lucu, deh, kayaknya Auli bakal suka."
"Atau ini? Keren, lho, modelnya 'jadul-jadul gaul' gitu. Emansipasi wanita!"
"Apa mau yang ini aja? Auli, kan, suka iniii..."
Susah juga harus deskripsiin barangnya lewat telepon, hahaha... tapi, akhirnya dapat juga yang kira-kira cocok setelah mondar-mandir selama... berapa, ya? Hampir satu jam ada, deh, kayaknya... semoga suka, ya, Senseiii~ (^o^)
---> With LOVE : Lia, Rias, Farah, Rukmi, and Gembong. Muach! *Ngakak* XD

Nah, kalau ulang tahunnya kakaknya si Endra nan gesit ini...
Nyehehehe~ niatnya mau ngasih surprise malah ketahuan duluan. Begonya aku sembunyi di belakang pohon yang jelas-jelas roknya bakal kelihatan sambil nyalain lilin kue ulang tahunnya yang jelas-jelas juga bakal menimbulkan asap. Dan ketahuan sudah persembunyian kami. Sebenarnya gara-gara tasnya, sih, wkwkwk... lupa ditaruh di tempat yang aman. ^^;
Rokku kena tepung. Kerudungku kena kuning telur. Dan adegan yang paling seru adalah saat menceburkan Sensei, Gembong, Haidar, dan Yola ke kolam. BYUURRR...!! Begitu Gembong nyebur, seperempat atau tiga per empat bagian rokku basah semua.
Selamat Ulang Tahun, Sensei!! Anggaplah hari ini hari ulang tahunmu, jadi tak apa kalau kami ikut menceburkanmu. Wkwkwk~ :D

Dan tiba-tiba... Sensei memelukku! Aku sempat kaget, kirain ada apa ( maklum, masih trauma "dipeluk" Dilla )... eh, ternyata otakku butuh sepersekian detik untuk menyadari bahwa ia memelukku karena ingin menularkan "amis"-nya padaku! Aaaaaa~ Senseeeiii... *ngacir* XD

Habis itu pada main di sungai. Asyik banget pemandangannya masih asri, mengingatkanku pada Papua. Sayang, kakiku mulai kehilangan ke-"Papua"-annya, jadi pas nginjek batu-batuan di sungai rasanya sedikit nyeri. Harus banyak latihan nginjek batu lagi, nih.
Kita foto-foto, lho, terus AMEP juga datang dengan celana "bling blue cling"-nya. Balik ke rumahnya Haidar dikasih makan. Suap-suapan sama Rias. Nyam~ :9

Terima kasih banyak untuk Haidar dan keluarga. Maaf merepotkan dan sudah bikin rusuh. Dan maafkan kami atas BlackBerry-mu yang hang kena air. Sudah dibawa ke BB Corner? BB, cepat "sembuh", ya~

Aduh, gawat... aku lupa. Mengkonsumsi es atau makanan/minuman dingin lainnya harus dikurangi. Nah, benar, kan? Sampai rumah mulai bersin-bersin.
Sooorrr~ *ingus meler*

Good Night! :)

Thursday, April 14, 2011

HAN SARAMMANEUL ( The One I Love )

Hello, My e-Diary~ ^^
Maaf beribu maaf lama sekali nggak posting di sini, ya, hehehe... mau cerita banyak tapi nggak tau harus mulai darimana... yang jelas... ehm... sekarang HP-ku baru ( bukan ganti HP ) dan itu pun gara-gara ketidaksengajaan yang disebabkan karena suatu kesalahpahaman!
Jadi, ceritanya... HP-ku yang Samsung itu nggak kayak HP lainnya yang kalau ada SMS masuk 'n belum dibaca, bunyinya cuma sekali. Itu berkali-kali sampai SMS-nya dibuka! Dan kalau inbox-nya udah penuh, biasanya aku malas menghapusnya... dan bunyinya berulang-ulang juga. Yah... aku, sih, masa bodoh. Wong nggak rusak ini, jadi biarin aja bolak-balik "ting-tong"... eeh, mama malah salah paham. Beliau kira HP-ku rusak karena bolak-balik bunyi nggak jelas... jadi tanpa sepengetahuanku, begitu pulang dari Jakarta, beliau bawain HP baru : Nokia C3. Gubrak! Pas ku jelasin keadaan sebenarnya kalau itu nggak rusak, mamaku cuma bisa melongo dalam waktu sedetik truz bilang, "Oh... ya udah, deh. Terlanjur."
Ngek? Masalahnya aku belum biasa ( belum biasa apa nggak bisaaa...?? ) pakai HP QWERTY ( maaf, Pembaca... soalnya saya hidup selama 16 tahun dalam kedaaan gaptek, hahoha. ), aku lebih suka yang modelnya "buka-tutup" ( apa, tuh, istilahnya... "flip" apa gitu... ) jadi aku belajar pelan-pelan dari buku panduannya. Tapi emang kalau pakai QWERTY ngetik SMS jadi lebih enak, sih... jadi lebih cepat, hehehe... selain itu... bisa internetan lewat HP! Bisa Twitter-an lewat HP! Seneng banget! Woohooo~ *ndesone keton*

Terus... cerita apa lagi, yah...? Oh, iya~ :3

Minggu, 10 April 2011 : LATIHAN NARI.
Seperti biasa... anggota kelompokku kadang-kadang ( maaf ) kalau ngaret nggak kira-kira. Yaa... minimal dua jamlah. Mataku sampai teler nungguin batang hidungnya mereka nggak muncul-muncul. Padahal udah diancam lewat SMS, kok, nggak ampuh juga, ya? Kenapa, ya...?
Dan ujung-ujungnya... NGGAK LATIHAN NARI. Kelompokku latihan nari sama kelompoknya Rias. Ampun, deh, ujung-ujungnya yang nggak ikut latihan nari ( Gembong, Hai, AMEP, dll... ikutan nongol ). Akhirnya si Lis nonton "My Name is Khan" ( BAGUS BANGET INI FILM! ) sama Yola 'n Mega. Yang cowok + aku dan Rias ke studio. Nge-band. Asyik, deh, walau berisik ( maaf, ya, kakek-kakek sebelah rumah... ) tapi SERU! Kita nyanyi lagu macam-macam, deh... ada lagunya Vierra, dll... si Gembong minta ajarin nge-drum sama Graha dan akhirnya aku dapat foto yang bagus pas adegannya mereka. Si Gembong lagi sok cute gimanaaa... gitu, wkwkwk... tapi beneran imut, kok, Mbong! Hahaha... selain itu, aku juga sempat motret Hai yang lagi iseng-iseng nyoba keyboard, Tomi yang lagi main keyboard, AMEP 'n Graha yang lagi nyetel gitar, Rias + Mega + Woro yang lagi action, hahaha... pas mereka udah pada pulang, sisanya yang laki-laki. Kita nyanyi seru-seruan sampai suaranya pada kering ( bodo amat, yang penting nyanyi. Yang penting happy. ) dan di luar dugaan di Hai jago banget dangdutan, hahaha... lain kali ajarin aku caranya nyanyi lagu dangdut, ya, Dar! :D
Puass, daaahhh... kapan-kapan kita nge-band bareng lagi, ya, Teman-Teman! \(^o^)/



Mau tau kisah tentang nyanyian yang lebih seru lagi?

Rabu, 13 April 2011 : CLASSMEETING, GUYS! TIME FOR FUN!
"Fun"? Ya, "fun" yang dimaksudkan di sini bukan karena lomba-lomba classmeeting-nya, tapi karena aku, Rias, Auli, Farah, 'n Rukmi udah janjian mau main. KITA MAU KARAOKEAN! Satu, dua, tiga... HOREEE!!! \(^o^)/
Dan di pagi sebelumnya... aku persiapan remidial Ekonomi dulu. Maafkan aku, Bu Wartiningsih, karena suka bolak-balik remidial Ekonomi... sekali lagi benar-benar maaf... :'(
Dan begitu sampai di sekolah... bukannya belajar ulang malah nonton film rekomendasinya Farah, judulnya "Percy Jackson and Olympians : THE LIGHTNING THIEF". Sumpah, gilaaa... keren banget!! Dan... Oh My God, yang jadi Percy Jackson alias si Logan Lerman lumayan cute, lho, huehehehe... udah minta copy-in filmnya ke Farah, tapi belum kesampaian juga sampai sekarang... aku lupa... (-_-")



Sayang... belum sampai habis sudah harus remidial Ekonomi. Tapi begitu selesai remidial langsung ngacir ke Sri Ratu! Yuhuuu~ di sana lagu-lagu baratnya lumayan update ( "Just the Way You Are"-nya Bruno Mars, booo~ ), sayang lagu Koreanya kurang update. Tapi, berkat Auli Sensei aku jadi tau kalau lagunya 2AM yang judulnya "Like a Fool" itu soundtrack-nya Personal Taste yang selama ini kucari-cari. Makasih, Senseeeiii~~ ^^
Di sana kita nggak cuma nyanyi lagunya Bruno Mars, tapi juga lagu-lagunya Justin Bieber, lagu-lagu Korea entah apa judulnya banyak banget ( kalau nggak salah ada si SNSD sama... IU, ya? ), dan gilanya aku malah mau lagu "You Say Aku"-nya Cinta Laura! Wkwkwk... selain itu, aku juga sempat nyanyi lagu "Bonamana"-nya Super Junior, lho... tapi karena nggak begitu bisa ngikutin liriknya, ya udah... joged-joged niruin MV-nya bae ya kena lah, wkwkwk~ XD
Setelah karaokean yang berakhir dengan ketidakpuasan ( masih kurang, booo... ), kita meluncur ke KFC. Di sana kita makan sambil ketawa-ketiwi nggak jelas dan menggosipkan orang ( maafkan kami, Ya Allah... ) truz habis itu melancong ke Gramedia, dan aku menemukan NAKAYOSHI Lovely Edisi... Bunga Tulip, kalau nggak salah. Aah... di sana seru bangeett... urat malu kita serasa ( mau ) putus karena udah ditegur lewat information center tapi nggak dengar juga *keterlaluan*, akhirnya mas-mas Gramedia-nya yang negur langsung. Sooo embarassing but we enjoy it! Kapan akan mengulangi kejadian itu lagi, nih, Teman-Teman...?? *Nggak tau diri, nggak tau malu, nggak kapok* :D

O ya, selain "My Name is Khan" dan "Percy Jackson and Olympians : THE LIGHTING THIEF", ada juga film lain yang menurutku seru, kocak ( tapi juga mandan menyedihkan ), menghibur, dan... wah, pokoknya campur aduk, deh! Bukan film, sih... tapi semacam serial gitu. Cuma 10 episode, judulnya "SEIGI NO MIKATA ( Ally of Justice/My Sister is a Demon/My Faithful Partner)" ( rekomendasi dari Hai ). Drama Jepang, yang main Shida Mirai, Hongo Kanata, Yu Yamada, Osamu Mukai, dll... koplak banget ini film, wkwkwk~ XD
YO KUMAKO!



Dan... masuk ke inti judul, nih... kenapa judul posting kali ini "HAN SARAMMANEUL" yang berarti "THE ONE I LOVE"? Yupz! Soalnya, itu salah satu judul lagu dari subgroup terfavoritku dalam boyband Korea favoritku juga, Super Junior. Subgroup ini bernama "Super Junior K.R.Y." beranggotakan tiga orang, yaitu Kyuhyun, Ryeowook, and... Oh My God, yes... Yesung, member favoritku ( THE MOST, pokoknya~ ) di Super Junior! Pokoknya ini lagu bagus banget 'n artinya juga dalem banget, kalau nggak salah jadi salah satu soundtrack drama Korea yang judulnya "Hyena". Dan terima kasih untuk Auli Sensei yang sudah merekomendasikan lagu ini. Saya menyetelnya hampir setiap hari~ ^^
Dan di blog ini saya sertakan MV-nya, tapi lagunya yang female version alias pitch-nya diubah... ditinggiin dari aslinya, jadi feminin banget. Nggak kalah bagus sama suara di MV aslinya, kok, terutama Kyuhyun yang suara ceweknya kedengeran sempurna banget di sini. Kalau si Ryeowook jadi kayak suara... mmm... gimana, ya? Kayak little girl yang suaranya mandan-mandan "centil" gimana gitu, hihihi... tapi tetap bagus, kok, Ryeowook Oppa *poke*, wkwkwk... kalau Yesung suaranya jadi tambah seksi, serak-serak basah gimana gitu... suara cowoknya masih mandan kelihatan, habisnya Yesung di sini ngambil nadanya banyak yang rendah gitu, tapi tetep salut, kok... soalnya pas bagian puncaknya ( yang "saenggakhajyo" ) walau berdua sama Kyuhyun, tapi kedengeran jelas kalau pas bagian yang ini Yesung Oppa jago banget. Sayang... pas live di mana gitu ( aku lupa )suaranya Yesung sempat "crack" pas di bagian ini ( lagi nggak konsen, ya, Oppa? ). Nggak apa-apa, Yesung Oppa... bagiku, kamu tetap yang the best. Dan untuk Kyuhyun Oppa... I love your voice too! So hard but so soft *apa coba*! The great bass voice, yuhu~





Nah, sekalian, nih... bagi Readers yang lagi baca postingan saya yang ini, visit juga dua blog di bawah ini... mau promosi, teman saya baru bikin blog, hohoho~ ^^

http://bluebubblegirl.blogspot.com -> Rias
http://vendradinata.blogspot.com -> Vendra

GOOD NIGHT AND HAVE A NICE DREAM! ;)

Saturday, July 31, 2010

SmanSa! :)

Holaaaaaa...!!! \(^o^)/
Annyonghaseyo... lama nggak nge-blog. Miss U so much! Aku mau cerita-cerita, nih... banyak banget yang pengen ku ceritain jadi bingung harus mulai dari mana... mulai dari MOS dulu, yaa...

MOS ( Masa Orientasi Siswa )
Dimulai dari tanggal 12 Juli 2010-14 Juli 2010. Kegiatan rutin yang dilakukan tiap sekolah pada saat penerimaan murid baru. Melelahkan, pegal, capek, kesal, emosional, tapi... SERU!
Kenapa SERU?
Karena kami adalah X-4 alias SARON! Hohoho... untuk kelompok MOS-nya aku kebagian di Kelas X-4 ( Kelompok 4 ) yang beranggotakan 34 anak plus dua orang PK kami tersayang yang gokilnya tiada tandingan maupun bandingannya, yaitu Mas Fadil 'n Mba' Zee.
Diketuai oleh Iqbal Sanda Yuda ( Iqbal ) beserta sekretaris 'n bendaharanya, yaitu Aeni Hasna Alwy ( Nana ) 'n Anggi Nova Melfia ( Anggi )... [ bener, nggak, sih? Kelalen aku... hehehe... peace! ]
Ada juga si Anak Pantai ( aduh, lupa lagi nama aslinya... ), Shaolin Soccer alias Raqa, juru bicara kedua alias AMEP ( soalnya jubir pertamanya si Ketua alias Iqbal, hehehe... ), dll... truz kita dapet teman tambahan lagi dari Kelas Aksel, yaitu Renaldo Faisal Huda ( Aldo ). Aduh, Nak... Nak! :D
Saron sempat meraih gelar juara 1 yell-yell terbaik 'n juara 3 artikel terbaik ( Nadya, Tya... Alhamdulillah, usaha kita tak sia-sia! ) selama MOS ( give applause! Plok-plok-plok! ). Begini, nih, liriknya...

Sarooonnn...!!
Give me S!
Give me A!
Give me R!
Give me O!
Give me N!
Sarooonnn...
Imuuuttt...!!

--------> IWAK SEPAT <--------
( Ini Wakil Sepuluh Empat )




Truz kita juga ada jogednya... dengan meliuk-liukan tubuh membentuk kata "SARON", kompaklah sudah! Horeee... hari terakhir MOS juga sangat berkesan! Pas banget timing-nya, ada pelangi! Walau cuma tiga hari, tapi kebersamaan kita bener-bener... duh... pas kelasnya mau diacak serasa berat... thanks untuk Andhika yang udah ngedit foto Iwak Sepat! Walau cuma selembar, sangat berharga... Iwak sepat, I LOVE YOU! :')


Pengacakan Kelas... X-7!
Setelah selama tiga hari berada di X-4, pada akhirnya aku harus berpisah dengan kelas itu dan pindah ke kelas baru, X-7. Awalnya, aku merasa mandan asing... eeh... lama-lama terbiasa juga! Apalagi ada Gembong, kelas jadi riuh, hohoho... ketua kelas kita "Sammy Arwana" ( perpaduan antara Sammy Kerispatih 'n Tukul Arwana ), lho! Sekretarisnya si Hasbi ( eeaa... Hasbi... ihiiy... dicari Gembong, tuh! :D ). Truz ada juga Yayas alias Rias, Farah Amani ( jadi ingat Farah Noor Azizah. Farah, how are you? ), Aulia si Nona Laundry *squeeze the lemon*, "Root.ME" alias Rukmi, Penny alias ****** atau Penny S. Temat ( sabar, ya, Nak! Jangan dengarkan kata-kata Gembong! Hohoho... ), Isabella ( kucing! ), "Yulita Palar", MbaJa alias Lis, Umar si Unta Arab, Haidar ( Hai... Hai... Hai... :D ), Gotfried si "Kambing Goreng" ( peace! Hehehe...^^; ), Woro ( Woro rela... hoo... Woro rela :D ), Dilla si Salem, Bagus si Jawa, dll... ini kelas kacau bin balau tapi selalu penuh tawa, deh! Hahaha... :D


SBR [ Sehari Bersama Rohis ( Rohani Islam ) ]
Sebelumnya, ada PTA ( Penerimaan Tamu Ambalan ) tapi aku nggak bisa ikut karena sakit... masuk angin... huhuhu... padahal pengen banget ikut, tuh... ya udah, berusaha untuk sembuh 'n akhirnya sembuh juga [ makasih banyak, Ya Allah! :') ], akhirnya bisa ikut SBR, deh...
SBR dilaksanakan mulai dari tanggal 24 Juli 2010-25 Juli 2010. Acaranya seru ( apalagi pas Liqo'... blak-blakan, hehehe... makasih atas semuanya, ya, Mba'... *belajar untuk kembali ke jalan-Nya* maafkan aku selama ini, Ya Allah... )! Kalau pas materi suka "mandan" ngantuk, sih, hehehe ( maaf )... tapi ada acara hipnotis segala sama Mas Iqbal, lho! Iqbal si Ketua ikutan juga ( Duo Iqbal, hohoho... ). Entah beneran apa bohongan yang jelas si Iqbal jadi kayak bocah hilang. Makasih, Mas Iqbal... entertaining banget!
Dan puncaknya... yang awalnya pada ngantuk 'n kebelet tidur jadi pada melek lagi ( bahkan sampai nggak mau tidur )... jreeeng! Nonton film! Asyiiikk...!! Film Cina, sih... tapi kocak abis 'n banyak banget pesan yang terkandung di dalamnya! Entah judulnya "I'M NOT STUPID 2" atau "I'M NOT STUPID TOO" yang jelas bisa bikin kita ngakak! Sayang banget diputarnya nggak sampai habis... pokoknya aku mau cari itu film 'n kutonton sampai habis! Hohoho... XD


Dan sekarang... mulai menjalani kehidupan sebagai siswi SMA dengan tugas 'n kegiatan yang berjubel ( hidup ESCS! Paduan Suaranya kapan 'n kemana, nih?? ). Walau udah jadi siswi SMA, nggak lupa sama teman SMP, dong... bahkan rencananya StuFInE mau buka puasa bersama ( welcome back, Dewi! Andrin di Cilacap. Ikutan, nggak? ). Semoga jadi terlaksana...
Amiiin...!! X')

Dan juga untuk teman sekelasku, Rizka ( walau aku nggak tau kamu yang mana karena nggak hapal wajahmu. Maaf... hehehe...^^; ) yang lagi sakit Demam Berdarah 'n liver di Rumah Sakit Banyumas... semoga cepat sembuh, ya... maaf belum sempat jenguk. Titip salam rindu untukmu dari kelas X-7. Cepatlah sembuh 'n segera berkumpul kembali bersama kita.
Kami menunggumu...

Sunday, June 13, 2010

StuFInE, Pak Sigit, and Owabong!

Hay, hay, hellooo...^^
My e-Diary, tau nggak? Hari Sabtu, 12 Juni 2010 kemarin adalah hari yang benar-benar tak terlupakan bagiku. Tau, kan, kenapa? Karena kemarin IX-E ngadain perpisahan kelas bareng Pak Sigit di Owabong! Uwaaa... seru banget! Tapi, sayang... ada beberapa anak yang nggak bisa ikut. Padahal pengen banget komplit semuanya... huhuhu... :'(
Dimulai dari keberangkatan. Bilangnya, sih, jam 06.00 WIB kumpul 'n jam 07.00 WIB berangkat. Ya udah, aku berangkat ke sekolah jam 06.oo WIB diantar mamaku. Pas mau ke sekolah, kan, aku lewatin Alun-Alun... lho? Kok ada bis? Tapi, kok, Bis Sinar Mas? Aku udah mulai curiga karena sebelumnya bilang kumpul di Alun-Alun truz diganti di sekolah. Tapi aku tetap jalan ke sekolah. Eeh... sampai sana malah sunyi-sepi-senyap! Astaghfirullah... jangan-jangan bener, nih, kumpulnya diganti di Alun-Alun... aku 'n mamaku langsung balik lagi ke Alun-Alun, tapiii... oops! Di bis itu sepi juga. Nggak ada tanda-tanda keberadaan anak-anak StuFIne ataupun Pak Sigit. Aku langsung telepon Pak Sigit 'n nanya tentang bisnya. Truz Pak Sigit bilang kumpulnya emang di sekolah, tapi bisnya belum datang 'n baru datang jam 07.00 WIB nanti! Waduh, sial... akhirnya aku ke sekolah lagi, tapi mamaku ngotot aku pulang dulu 'n ntar balik lagi. Aku, sih, nggak mau... capek! Ya udah... akhirnya mamaku ikut nungguin di sekolah sampai akhirnya... Gitta datang! Alhamdulillah... makasih, Gitta! Jadi ada temannya, deh... selain itu mamaku juga nostalgia sama mamanya Gitta, Bu Panca. Hehehe...
Habis itu, pendatang ketiga si Edo. Hahaha... semakin siang semakin banyak yang datang. Pak Sigit datang naik motor pakai kacamata hitam! Wew! Tapi... alamak! Bisnya ngaret! Ditungguin sampai sekitar jam 07.30-08.00 WIB baru datang. Begitu bisnya udah datang, Pak Sigit langsung bilang, "Eh, itu bisnya udah datang. Ayo, cepat... cepat...!" truz anak-anak pada nanya, "Mana, Pak??"
Dan... Pak Sigit menunjuk ke arah dua buah bis, "Tuh..."
Semuanya langsung kaget 'n melongo. Haahh?? Ini, sih, bis yang biasa ku naiki kalau mau main ke rumahnya Kinan! Hahaha... bisnya colourful, seadanya, tanpa AC, desak-desakan plus kernet ( bukan tour guide ), lagi! Tapi senang... wkwkwk... X'D



Pas udah sampai di Owabong... rencana pertama : Sudah pasti NYEBUR. Hahaha... seru banget! Aku bolak-balik nyoba Water Boom sampai empat kali, truz trampolin yang bentuknya kayak susu bantal, ketumpahan air dari ember raksasa, Flying Fox, perang Banana Boat, 'n Lomba Mendayung di Kolam Arus.



Pas di Water Boom, aku jerit-jerit... soalnya makin ke bawah kecepatannya makin tak tertandingi. Truz yang trampolin ( atau apalah itu aku nggak tau namanya. Yang jelas kayak susu bantal ngapung di air ) itu yang loncat si Graha 'n Malik. Pas pertama kali nyoba, belum sampai di ujung udah jatuh. Truz, nyoba lagi... yang loncat Graha. Begitu pada teriakin, "Satu, dua... tiga!" Graha langsung loncat dan... BUUUMMM! Aku terlempar ke udara! Mantap, Cyiiing... hahahaaa... awalnya emang Graha 'n Malik yang loncat, truz ada Mas-Mas ( nggak tau siapa ) yang bertugas untuk loncat. Pas aku liat aksinya Mas-Mas itu berhasil "menerbangkan" teman-temanku di udara, aku langsung tertarik, "Boleh juga loncatannya ini orang..."
( Di sini ada foto lompatannya Irfa alias Bothink yang loncatannya paling eksis sedunia, wakakakk... peace, Bothink! ^^; )



Akhirnya aku nyoba lagi. Tapi nggak tau kenapa pas udah sampai ujung aku deg-degan. Pas dia udah mau loncat, aku langsung berdo'a, "Bismillaahir Rahmaanir Rahiim... Allahu Akbar!" 'n bukan lagi suara "BUUUMMM" yang kudengar, tapi... DUAAARRR!! Gila... tinggi banget! Waaa... BYUURRR!! Wadaw... beda banget sama si Graha! Emang lebih mantap, sih, tapi... ya ampun, pas jatuh di air perutku langsung sakit. Serasa "ditampar" air! Nggak lagi-lagi, deh...



Naahh... yang ketumpahan air dari ember raksasa beda lagi. Ini rame-rame... pertama, nyobain yang Ember DAVOS. Oow... asyik juga... truz nyobain yang lebih dahsyat lagi, Ember Bumi Putera. Tapi... lama banget! Ya ampuuunnn... aku sampai bilang, "Laah... lama banget, sih! Wis jamuren kiye laah...!" truz Ina sampai ketawa terbahak-bahak... hahaha... :D
Pas airnya udah mau tumpah... satu, dua... tiga! BYUURRR... ZRAASSH...!! Wadaww... aku kedorong! Sakit! Tumpahannya dahsyat!
Habis itu nyoba Flying Fox. Asyiiikk... akhirnya bisa main ini lagi! Aku dapet giliran sama Ummi. Pas udah meluncur... syuuurrr... asyik banget! Bikin ketagihan! Ummi, Flying Fox enak, kaann...?? Sayangnya mahal, Rp10.000,00... sekali naik lagi! Duh...
Pindah ke Banana Boat. Awalnya kedua Banana Boat itu dikuasai sekelompok anak-anak kecil 'n remaja lelaki, tapi truz si Ummi bilang, "Dik... gantian, dong... please... ya udah, kita bareng, ya? Ya?"
Memang awalnya barengan, lama-lama itu Banana Boat dikuasai StuFInE 'n Pak Sigit. Dan perang pun dimulai... JREENG! Kita melawan sekelompok anak kecil 'n remaja itu. Setelah beberapa kali menang 'n beberapa kali jatuh, akhirnya aku nyerah... pada rebutan naik, tapi kalau udah jatuh sakitnya minta ampun. Airnya itu, lho, masuk ke dalam hidung... akhirnya aku yang kecipak-kecipuk di bawah, bertugas menjaga keseimbangan 'n melawan kecurangan sama teman-teman lain. Ada adik kecil berbaju orange yang... aduuuh... nakalnya minta ampun! Main curang melulu! Kuusir dia dengan cipratan air! Hush... hush!
Dan... Enggar sama Irfa "berkhianat"! Sial! Tapi ujung-ujungnya mereka balik lagi, kok, hahaha... pas lagi bertugas di bawah kapal, di sini yang seru... kebetulan aku bareng 'n di sebelahnya Yusi. Eeh... serunya, nih, si Yusi lucu banget! Dia malah yang paling semangat 'n yang paling ngotot sambil jerit-jerit, "Curaaang... curaaang... hooo... curang, curang!!" aku kaget tapi truz ketawa... teman-teman yang pada naik Banana Boat juga ketawa liat tingkahnya Yusi. Hahahaa... Isuy, Isuy...! XD



Saking asyiknya perang, lupa kalau udah disiapin games... untung si Lizzie ngingetin. Akhirnya kita pindah ke Kolam Arus. Di sana games-nya Lomba Mendayung. Ntar yang menang dapet hadiah. Aku tanding sama kelompoknya Malik truz aku sekelompok sama Iza 'n Adit. Awalnya, sih, kita yang di depan, tapi lama-lama kesusul... udah gitu si Adit ngos-ngosan, "Hah... hah... aduh, Lia... aku nggak kuaatt..." akhirnya gantian aku yang dayung. Waduh... ternyata berat juga, ya! Sampai mau finish aku 'n Adit gantian dayung truz terakhir Iza yang dayung. Walau kalah, tapi tetap senaaang... hahahaaa...
Setelah selesai main air, kita segera kembali ke gazebo ( bener, nggak, sih, namanya "Gazebo"?? ). Di sana kita makan 'n foto-foto di tengah-tengah basahnya lantai 'n hujan. Setelah sedikit reda, baru berani pergi bilas. Tempat bilasnya asyik, lho... walau sempit tapi serasa di kamar mandi sendiri, hehehe... pas semuanya udah pada bilas, acara Kumpul Bersama dimulai. Kita duduk rame-rame dengerin tebak-tebakan Pak Sigit tentang "Usia Pilot" 'n "Uang Seribu". Habis itu bagi-bagi hadiah buat yang menang 'n tukar kado! Hahaha... kadoku dipilih paling terakhir 'n diambil Ligina. Maaf, ya, Lig, cuma bisa ngasih Permen Cha-Cha, hehehe... aku dapet gelas! Gambarnya Cancer! Horeee... pokoknya siapapun itu yang ngasih, makasih banget, yaa...!! X')







Terakhir, kita pulang... naik "bis colourful" itu lagi, hehehe... selama perjalanan rasanya ngantuuukkk... banget. Sesampainya di sekolah, ternyata mamaku nggak bisa jemput. Ya udah, naik becak... bye, semuanyaaa... bye, Pak Sigiiit... makasih, yaa... walaupun pegal-pegal tapi PUAS banget! Hahahaaa... :D

Tuesday, June 8, 2010

Akhirnya... THE EYE!

My e-Diary oh My e-Diary... :)
Tau, nggak? Kemarin aku ke sekolah buat bayar biaya liburan StuFInE bareng Pak Sigit ke Ummi 'n nyerahin kado buat ultahnya... di sana aku ketemu lagi sama teman-teman! Bahagianyaaa... truz, nih... rencana yang tanpa rencana ( maksudnya rencana dadakan ) muncul! Berawal dari si Ummi yang penasaran 'n ngebet banget nonton Chasing Liberty, eh tiba-tiba muncul ide! Nyewa VCD Chasing Liberty di Violet! Udah gitu Ummi punya 'n bawa kartu peminjamannya lagi! Asyiiikk... akhirnya kita jalan kaki ke Violet 'n sampai sana... yaahh... ternyata Chasing Liberty-nya lagi dipinjam. Batal, deh... eh, mendadak aku ingat truz usul, "Ummi, nonton The Eye, yuk!" truz Ummi jawab, "Oh, yang di On the Spot, ya? Alone sekalian, ada nggak?"
Yaa... walaupun ujung-ujungnya cuma pinjam satu kaset, yaitu The Eye ( Vendra, akhirnya aku nonton The Eye juga! ), tapi aku udah seneng banget! Apalagi nontonnya di rumah Ummi... waaw, aku, kan, belum pernah ke rumah Ummi... aku juga belum pernah ke daerah Berkoh ataupun Pancurawis ( aku ndeso banget, ya, Mi?? ), hehehe...^^;



Pas nonton, deg-degan... maklum, selain deg-degan karena senang juga karena mandan takut ( soalnya aku nggak kuat nonton film horror, hehehe... ). Apalagi nontonnya di kamar atas... sepi... tapi enak! Lesehan dan sound system-nya dahsyat, jadi serasa lagi di bioskop. Truz juga ditemenin kerupuk ikan, jus jambu, 'n pukis. Hehehe...
Filmnya udah mulai... si Ummi malah bolak-balik ke warung! Waduh, Mi... aku sendirian, dong... tapi, nggak apa-apalah! Ada bantal ini... hahaha...
Ceritanya seru... tentang seorang perempuan bernama Sydney Wells ( Jessica Alba ) yang buta sejak umur 5 tahun gara-gara main petasan sama kakaknya, Helen Wells ( Parker Posey ). Tapi, biarpun buta si Sydney selalu bikin aku kagum, lho... soalnya dia mandiri banget 'n jago main biola! Pas main biola, anguuunn... banget! Aku sama Ummi sampai bolak-balik gumun, "Ini cewek cantik banget, ya..."





Suatu hari, Sydney mendapat donor kornea yang akhirnya ia akan menjalani operasi transplantasi kornea supaya dia bisa ngeliat lagi. Hari-harinya selama di rumah sakit selalu ditemani 'n diajak ngobrol oleh seorang anak kecil, Alicia Milstone ( Chloe Moretz ), yang juga dirawat di sana. Katanya, sih, ada "bola golf" dalam kepalanya... kanker-kah?
( Aku bahkan masih ingat kata-kata terakhir dari Alicia, "Sydney, jangan takut. Dunia itu indah..." )



Setelah Sydney selesai operasi, dia bisa melihat tapi nggak total. Penglihatannya buram banget... tapi anehnya, dia bisa ngeliat "sesuatu" ( yang jelas-jelas "tidak nyata" ) sampai suatu ketika dia melihat pasien yang sekamar sama dia ( lupa namanya ) terbangun tengah malam 'n ngomong sendiri. Dengan penglihatan yang samar-samar, si Sydney melihat pasien itu diajak keluar kamar oleh sebuah bayangan ( hitam-hitam nggak jelas gitu, deh... mukanya mandan mirip Dementor ) sampai akhirnya menghilang. Kemudian keesokan harinya pasien itu diberitakan telah meninggal dunia...
Setelah keluar dari rumah sakit, Sydney bukannya senang dengan penglihatan barunya, melainkan dibuat bingung dan stress. Dia selalu melihat bayangan-bayangan itu dan setiap kali orang yang dihampiri bayangan tersebut pasti meninggal, sampai akhirnya dia sadar kalau bayangan-bayangan itu ( semacam malaikat pencabut nyawa apa, ya...?? ) bakal menghampiri dan menjemput orang-orang yang akan menemui ajalnya. Sydney mencoba menjelaskan apa yang dia lihat tapi nggak ada yang percaya, termasuk kakaknya dan dokter matanya sendiri, Dr. Paul Faulkner ( Alessandro Nivola ). Dan Sydney yakin, kalau semua kejadian ini ada hubungannya dengan apa yang dialami si pendonor kornea ini sebelumnya...



Sydney terus mendesak Dr. Paul Faulkner buat ngasih tau siapa pendonor kornea ini sebelumnya. Awalnya Dr. Paul menolak, tapi lama-lama akhirnya nyerah juga. Sydney 'n Dr. Paul sama-sama berangkat ke Meksiko untuk mencari tau tentang pendonor korneanya, Ana Cristina Martinez ( Fernanda Romero ). Barulah setelah mereka bertemu dengan ibunya Ana, mereka tau tentang masa lalu Ana...



Ana disebut-sebut sebagai "bruja", yang artinya "penyihir". Dia dikucilkan sejak kecil karena bisa melihat kematian 'n orang-orang di sekitarnya takut padanya. Suatu hari, Ana bersikeras kepada seluruh pekerja di pabrik tempat ibunya kerja supaya cepat-cepat meninggalkan pabriknya karena bakal terjadi kebakaran tapi para pekerjanya pada nggak percaya. Untung ibunya Ana mempercayai "bakat" Ana 'n segera meninggalkan pabrik. Setelah pabrik terbakar, semua orang langsung melimpahkan kesalahannya pada Ana. Dia dilempari batu sampai matanya berdarah-darah, hingga akhirnya dia memutuskan untuk bunuh diri di ruang bawah tanah rumahnya.



Sydney yang telah mengetahui masa lalu Ana segera meninggalkan Meksiko dan segera kembali ke tempatnya bersama Dr. Paul, tapi dasar apes... mereka terjebak kemacetan gara-gara polisi lagi melakukan pengejaran terhadap buronan yang lagi kabur. Tiba-tiba, Sydney melihat bayangan aneh itu lagi 'n jumlahnya banyak banget! Sydney yang menyadari itu ( sebelumnya Sydney juga udah pernah memimpikan tentang hal ini ) langsung memberitahu Dr. Paul 'n mereka segera memberitahu para penumpang yang terjebak macet di sana dengan dalih bahwa ada bom yang akan meledak. Eeh... ternyata "penglihatan" Sydney benar! Mobil buronan yang sedang dikejar polisi itu menabrak truk bensin yang akhirnya... DUARR!! Lucunya, di scene ini aku 'n Ummi sempat berpikir, "Perasaan tadi supir truk bensinnya tidur... tadi sebelumnya udah dibangunin truz diselamatin belum, ya?"



Sebelum api menyebar ke seluruh mobil, Sydney 'n Dr. Paul harus segera menyelamatkan seorang ibu yang pingsan 'n anak kecil yang terkunci di dalam mobil. Untungnya mereka berhasil diselamatkan. Tapi, tragisnya... mereka lagi berada di belakang sebuah mobil truz Sydney melihat api menjalar sampai ke bagian kaca belakang mobil dan... PYARR!! Mata Sydney langsung kena 'n kemasukan pecahan kaca! Aduh, pasti sakit... orang kelilipan aja udah perihnya minta ampun, gimana kemasukan pecahan kaca, ya...? Hiii...
Sydney segera dibawa ke rumah sakit. Dia harus menerima kenyataan bahwa dia akan buta lagi tapi dia nggak pernah menyesal. Dia terus bangkit 'n main biola lagi. Sayangnya dari tadi aku cari-cari gambar Sydney lagi main biola pas scene terakhir ini di Google nggak nemu-nemu... padahal anggun bangeett... duh...



Pokoknya film ini bagus banget... seru! Aku jadi tambah tertarik buat nonton lagi 'n beli VCD original-nya ( aku nggak mau yang bajakan )! Ada yang tau dijual di mana?
Dan terima kasih untuk Dwi Novendra Adinata yang sudah merekomendasikan film ini ( kamu benar-benar berhasil menghipnotisku, Vendra! :D )... bagus banget 'n aku senang + puas udah bisa nonton film ini! Ntar kalau aku udah beli VCD-nya, tak pinjemin, deh... hihihi...^^
Truz makasih juga buat Ummi Arifah Miftahussalamah yang udah kubuat repot karena selama ( kurang-lebih ) 5 jam aku di rumahmu untuk nonton, curhat, 'n makan ( makasih atas mie gorengnya. Kenyaaang... ), hehehe... makasih banget, ya, Mi... kapan-kapan kita nonton lagi. Kalau bisa Chasing Liberty... OK?
(^_^)d

Wednesday, June 2, 2010

( Still ) About Chasing Liberty

Hay, hay, hayy... (^o^)
Aku lagi seneng, nih... tadi ditemenin Ummi ngobrol sampai setengah hari 'n sampai lupa makan siang. Tapi seru banget! Setidaknya saya jadi merasa terhibur dan jadi ada kerjaan, deh... hahaha... kita juga ngomongin Chasing Liberty *promosi*, wkwkwk... pokoknya, kalau kamu nonton itu nggak bakal nyesel, deh, Mi! Matthew Goode cakep, lho... hihihi...^^
Kali ini... aku mau taruh video salah satu soundtrack kesukaanku dari Chasing Liberty, judulnya To Be With You by Caroline Lost. Liriknya daleeemm... banget... menyentuh, daahh... love this! X')



Wanted you
To take me as I am
Through and through
It's love me if you can

Could you hold me
Know me... show me you care...
Then I'd go anywhere
To be with you
I'd go anywhere
To be with you

You and I
So pretty in disguise
Tell me lies
And I will shut my eyes

If you hold me
Know me... show me you care...
Then I'd go anywhere
I'd go everywhere
To be with you
To be with you

Saturday, May 22, 2010

"PRAMBANAN FENOMENA DI BALIK BALADA CINTA"

Wisuda Purna dan Perpisahan Kelas IX SMP N 1 Purwokerto Tahun Ajaran 2009-2010...

Deg-degan! Tadi sempat deg-degan pas naik panggung buat dikalungin... apa, tuh, semacam medali, ya? Hehehe...
Takut jatuh atau salah tingkah.
Tapi, Alhamdulillah... lancar. Hehehe...^^

Lita, Vendra, 'n Eda dapet juara, lho! Masuk 10 besar nilai UN tertinggi di SPeNSa Pwt!
Waaww... selamat, yaa... plok-plok-plok!
Hebat! ;)

Dan... yang bikin kesal itu... kakiku lecet! Wah, parah... kacau! Akhirnya beli Hansaplast di wartel dekat sekolah... kelingking kanan-kiri 'n jempol kanan. Tapi, yang lain sepertinya segera menyusul! Gawat! Jangan sampai yang lain ikutan lecet juga! Aku udah nggak ada uang buat beli Hansaplaaast...!!
Jadi langsung jalan cepat-cepat ke sekolah buat ganti sepatu.
Hufft... lega. Begini, nih, kalau nggak biasa pakai sepatu hak tinggi. Kaki pada pegal-pegal 'n lecet-lecet! Hahaha...

Nah, memasuki acara perpisahan... aku ganti baju.
Aduh, gawat! Kepalaku nggak bisa masuk! Sanggulku terlalu besar! Aku panik sendirian di kamar mandi...
Truz aku mikir : Jalan satu-satunya hanyalah melepas sanggul ini.
Padahal aku tau ini full of hairspray 'n begitu dilepas jepit-jepitnya pasti rambutku langsung kayak orang habis kesetrum.
Tapi, ah... bodo amat! Akhirnya aku minta tolong Dewi Irbaya. Makasih, ya, Wi... :)

Setelah aku ngaca...
Nah, bener, kan, penampilanku jadi kayak singa?
Ada yang bilang kayak Mak Lampir pula.
Hahaha... nggak apa-apalah, kenangan! Hehehe... habis itu rambutnya kubasuh dengan air 'n ku rapikan sebisa mungkin truz kuikat. Makasih atas karetnya, Yusi... sangat terbantu! X)

Habis itu aku laksanakan tugasku sebagai seksi dokumentasi ditemani si Inka.
Maaf, ya, Pak Tyo 'n Bu Anas kalau hasil fotonya jelek ( ada foto penjual pizza-nya pula! )... maklum, amatir... hehehe...^^;

Nah, pas pengumuman karya tulis...
Aku deg-degan. Si Inka juga deg-degan.
Tapi, pas diumumin yang juara-juara pada yang ke Bali semua...
Ya udah, kukira yang juara 1 juga yang study tour ke Bali...
Jadi, aku langsung siap-siap mau maju buat motret para pemenangnya... lumayan, motret Laras 'n Hilaria Arum juga, hehehe...
Pas aku mau berdiri, eeh...
Bu Masri ngumumin... pemenang juara 1-nya karya tulis yang berjudul "PRAMBANAN FENOMENA DI BALIK BALADA CINTA" KARYA AMALIA PRAMESTIARINI DAN CHINKA DESVANIA!

Duar! Dag-dig-dug...
Menang!
Nggak nyangka...
Seneng banget!

Hahaha... niatnya mau motret malah dipotret.

Begitu turun panggung, kakiku nggak bisa berhenti gemetaran.
Eeh... malah jatuhin nasi orang! Gubrak! Sosisnya bertebaran!
Akhirnya aku langsung lari-lari buat ambil gantinya.
( Ria, kalau orangnya muncul... jangan bilang-bilang, yah, kalau aku yang jatuhin nasinya... hehehe... peace! ^^; )

Hahaha... kenanganku bertambah lagi.
Alhamdulillah... terima kasih, Ya Allah! X')

Dan untuk teman-teman semuanya...
Jangan lupakan aku, ya...
LOVE YOU ALL. :')

Sekali lagi... terima kasih, Ya Allah! :')

Sunday, May 2, 2010

Karya Tulis dan... KAMU!! :D

Hahaha... hi, My e-Diary!
Lama tak jumpa ( hah? Lama, ya?? )... sehat? Hohoho... hari ini aku sudah bisa bangkit lagi. Liat senyummu jadi berdiri lagi, deh... makasih, ya, Sahabatku... ;)
( Lagian ngapain mengerucut 'n nangis "mingsek-mingsek" melulu? Lebih baik aku ngobrol sama kamu 'n mencoba menjalin persahabatan lagi seperti janji kita pada tanggal 30 April 2009. Ya nggak? Ya nggak?? Hehehe...^^ )
Ngomong-ngomong soal karya tulis, nih... wadaww... kacau! Kata Pengantar 'n Ruang Lingkupnya belum kuterima juga! Inkaaa... mau cepat selesai, nggak, nih, karya tulisnya?? Bonding jariku, doong... keriting, nih, ngetik melulu... hahaha... :D
Bu Masri, sabar, ya... harap maklum... maaf, ya, selama ini kita banyak salah, suka bikin Bu Masri kesal. Apalagi dramanya... waduh, maaf mengecewakan, ya, Bu... nah, saat ini karya tulisnya harap ditunggu, yah, Bu... please... ya? Ya? Hehehe... ( ngomong-ngomong NIP-nya Bu Masri berapa? )
Akhir-akhir ini... hehehe... ( dasar! Lia jadi nggak jelas begini! Hahaha... :D )

Kamu sangat berarti
Istimewa di hati
S'lamanya rasa ini
Jika tua nanti
Kita t'lah hidup masing-masing
Ingatlah hari ini...


[ Project Pop-( Reff ) Ingatlah Hari Ini ]
Yohaaa...!! \(^o^)/

Monday, July 20, 2009

Kelas IX-E...!!

My e-Diary...!!
Kamu tau, nggak?? Pas liburan kemarin kita nggak jadi ke Jakarta, tapi ke Jogja...! Ceritanya... ah, disimpan dalam hati aja, ya! Udah basi, soalnya... aku pengen cerita yang lain, niiih... he-he-he...
O ya, pas daftar ulang kemarin ternyata aku balik lagi ke IX-E...! Emang nasib, yah, kelas E melulu... ah, tapi nggak apa-apalah! Truz... masa' aku pisah sama Gembong, Nesia, Iga, 'n Yeye...?? Hwek-hwek... temen-temen VII E-kuuu... tapi aku bareng Kinan lagi! Ha-ha-ha...!! :D
Eh, aku bareng anak-anak G lho... uwaah... pasti anaknya pintar-pintar! Wah, harus belajar ekstra keras, nih! But I miss my friends in VIII-E... hiks-hiks-hiks... :'(

Tuesday, June 16, 2009

KBP... Akhirnya Selesai Jugaa...!!

My e-Diary... (^__^)
Akhirnya... KBP selesai juga! Wuah, gilaaa... selama tiga hari dua malam ( dari tanggal 12-14 Juni 2009 ) aku 'n temen-temen yang lain kemah di Lapangan Desa Kalicupak-Sokaraja. Truz aku dapet pengalaman gimana rasanya jadi pinru alias pemimpin regu! Wuiih... weh-weh-weh...
Hari pertama... cuaca cerah, terik. Panas sekaleee... biar begitu pinru juga harus tahan dipanggil bolak-balik sama Kakak Pembina. Wah...
Malam pertama... hujan! Deras lagi!! Dan... banjir!! Sebagian besar diungsikan ke SD. Tapi aku, Kinan, Anggita, Farah, Fitria, Ifti, Iiq, Ning, Rahmi, 'n Yulita tetap bertahan di tenda walau bagian dalam tenda udah banjir 'n bocor. Malamnya kita bahu-membahu memasang terpal dalam keadaan hujan + dibantu Dita 'n Rio. Thank's, yah, Dita 'n Rio... :'-)
Truz pas subuh-subuh... mau benerin tendanya lagi sebelum siang 'n minta bantuan DP ( lagi ). Tapi, kasihan juga, yah... DP, kan, yang paling capek. Akhirnya, aku 'n Ifti berencana mau bangunin Vendra yang lagi tidur di Tenda Sekretariat. Tapi, pas dibangunin... dia malah tidur lagi...
" Kasihan amat si Vendra, ya... dingin-dingin begini tidur di luar. Berarti semalaman selama hujan si Vendra tidur di sini, dong... Masya Allah... "
Eeh... ternyata si Rio di situ juga!
" Itu Rio apa, ya...? Kalau iya... kok tidurnya sampai melengkung kayak kepompong gitu? Berarti dia kedinginan banget, dong... duh... "
Si Dita juga ternyata tidur di SD. Kata temen-temen, yang tidur di SD pada berjajar kayak ikan gesek! Walah... melasi temen, ha...
Paginya kita bahu-membahu mengeluarkan, menjemur, dan membersihkan barang-barang yang ada di tenda. Gilaaa... basah semua! Udah gitu, halaman depan tenda kita paling becek kayak kubangan babi, lagi! Truz di-" lalat "-in pula! Wuidiiih... udah GeJe gitulah!!
Tapi, malamnya... kita lebih nyaman karena kita udah siap-siap 'n belajar dari pengalaman. Tapi, yah... sayang banget. Acara Api Unggun yang ditunggu-tunggu malah batal gara-gara hujan lagi. Tak tinggal tidur, deh, ha-ha-ha... cuma kali ini tidurnya lebih enak karena udah ( lumayan ) bersih 'n nggak ada barang yang hanyut lagi. Yah, walau masih ada beberapa bagian tenda yang bocor, sih... pokoknya jadi nggak pengen pulanglah! Padahal, pas malam pertama udah pengeeenn... banget pulang! Ha-ha-ha...
Keesokan paginya... kita siap-siap mau Wide Game. Bagi Farah 'n Ifti itu siap-siap mau Lomba Masak. Wide Game-nya seru! Ada tambahan permainan MHR, Jambatan Katrol, 'n Gorong-Gorong! Lebih menantang dari KBP tahun sebelumnya! Tapi, capek...!! Pokoknya, ajiiibbb... daaahhh...!!!
Dan sorenya... kita pulang naik mobil pick-up. Yuhuuu... semilir angin yang sejuk namun dapat membuatku masuk angin! Biar begitu, kita tetep happy! Ada Mas Dadang yang bisa diecehin, siih... ha-ha-ha! Sorry, ya, Mas Dandang, eh... salah! Mas Dadang... wkwkwk...!!
Setelah itu... belum bisa tenang. Masih ada urusan administrasi yang belum diselesaikan. Fiuuh... capeknya... tapi, tolong... biarkan aku istirahat sejenak, ya!
\(^o^)/

Tuesday, May 12, 2009

Liburan... Bosseenn...!!

My e-Diary...
Liburan selama 6 hari ini, ternyata... asyik, sih, tapii... bosseeeennn...!! Kenapa, ya, kalau pas hari-hari sekolah pengennya libur, tapi pas liburan malah pengennya masuk sekolah?? Kangen, sih... kangen sama temen-temenku di VIII-E yang gokil-gokil gitu, deeh... wkkk...!! (^o^)
Aduh... pengennya, sih, ntar pas kelas IX temen-temennya tetep yang seperti di VIII-E ini... lebih seruuu...! Masa' ntar kelas IX pisah?? Udah gitu denger-denger ( katanya ) mau dicampur aduk lagi karena kelas VIII-G mau masuk jadi reguler...! Wah, wah, wah... akan dengan siapakah diriku ini nanti...??
Huufft... bosen... liburan nggak ada kerjaan kecuali bantu-bantu Mama, baca komik, baca novel, les, belajar ( itu pun kadang-kadang nggak serius sama sekali ), 'n SMS-an ( kalau yang ini, sih, aku sukaaa... ). Hmm... kangen... aku kangen sama... he-he-he... ha-ha-ha...

I.L.U n I.M.U, Say... (^__^)
...mmMuUaacH!! (^3^)

Wkwkwkwk...!!

Sunday, December 21, 2008

KECELAKAAN...

My e-Diary...

Dini hari pukul 23.22 WIB, 20 Desember 2008, lima bus tabrakan beruntun di Probolinggo-Jawa Timur... sekitar 20 penumpang luka-luka...

Itu bus pariwisata yang ditumpangi teman-teman dan guru-guruku...

Ya Allah...

Kenapa, sih, harus terjadi...? Kenapa harus mereka...?

Tadi malam Vendra dan Kinan missed call aku... tadi malam Farah dan Vita SMS aku... tapi, aku lagi tidur... jadi, aku baru tau tadi pagi, jam 04.00 WIB...
Aku telepon balik si Kinan... nggak dijawab...
Aku telepon balik si Vendra... HP-nya di-off...
Aku telepon balik si Farah... diangkat.

Farah bilang...

" Kecelakaannya terjadi semalam, bus yang ditumpangi aku dan teman-teman lain yang paling parah. Busnya rem mendadak. Kaca depan bus pecah menabrak bus yang ditumpangi Vendra. Nesia kakinya luka, mungkin retak. Aku kejatuhan salak. Tapi, Alhamdulillah... nggak ada korban jiwa. Yang lainnya nggak apa-apa, kok. Tapi, ada salah satu anak yang keningnya luka dan darahnya nggak berhenti mengalir... nggak apa-apa, kok. Kita sudah ganti bus. Sekarang sedang dalam perjalanan pulang. Kita sampai di Purwokerto kira-kira jam 14.00 WIB. "

DEG! Vendra duduk paling belakang. Berarti, Vendra...

Sial! Kenapa HP-nya Vendra harus di-off...!? Ayo, Vendraa... nyalakan HP-mu! Angkat telepon dariku...!!

Akhirnya, aku melihat berita di TV... anTV dan TV One sudah menyiarkan kejadiannya. Di sana ada Nesia yang sedang digotong Pak Zaenal, Pak Joko, dan Suzka. Iqlima yang menangis karena shock. Angga yang berjalan di tengah kerumunan. Kinan yang sedang berlari-lari. Farah yang sedang duduk di rumah warga. Bu Ida yang gugup diwawancarai TV One...

Vendra belum juga menyalakan HP-nya. SMS-ku pun nggak dibalas. Tapi, aku nggak kehabisan akal. Aku menelepon Nesia. Alhamdulillah, ternyata kakinya cuma terkilir... dan teman-teman serta guru-guru lainnya nggak apa-apa, sudah lumayan membaik. Tapi, dia bilang kakinya Vendra kemasukkan beling. Kecil, sih, tapi... bukankah itu tetap saja menyakitkan?

Nanti siang aku akan ke sekolah, menyambut kedatangan mereka. Ingin memeluk mereka. Aku harus tau bagaimana keadaan mereka! Harus...

Ya Allah, terima kasih karena tak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Sekarang, sembuhkan mereka. Biarkan mereka selalu tetap dalam lindunganMu, Ya Allah...

Amin.

Thursday, December 18, 2008

Gagal...

My e-Diary...
Hari ini ultah kakakku yang ke-17 'n aku belum beli kado buat dia. Rencananya, sih, mau beli satu set alat tulis Faber Castell ( yang buat ujian itu, lhoo... ), tapii... ntar aja, ah! Aku juga masih capek...
Tadi pagi aku ke SMP N 5-Purwokerto buat ikut Lomba Membaca Cerpen bareng Elsa VII-A. Nah, kita, tuh, baru berangkat jam 08.30 WIB, padahal lombanya mulai jam 08.00...!! Tapii... untungnya pas sampe sana lombanya belum juga mulai 'n aku dapet nomor urut 29! Hwek-hweekk... lama bangeetttzz... pas udah mau tiba giliranku, aku kebelet pipis lagi...! Wah, kacau! Jantungku deg-degan gak karuan!! Udah gitu, aku juga mikirin waktu yang mepet karena aku mau ada Oral Test di LIA jam 14.00!! Mana udah jam 12.35, lagi... akhirnya, aku maju dengan keringat dingin. Aku baca semaksimal mungkin sampe ( kayaknya ) emosiku juga ikut meluap-luap gara-gara mikirin Oral Test di LIA!!
" Aaah... udah gak sempeeett... udah jam seginii... bisa-bisa aku nggak naik tingkat, niih... duh, Ya Allah... terserah, deh, mau menang tau nggak, aku udah pasrah! Yang penting aku bisa maju dua-duanya ( baca cepen 'n Oral Test )!! )
Akhirnya, akuu... GAGAL! Aku nggak masuk 6 besar! Truz Oral Test-nya aku ikut susulan!! Waah... lemes, deh... tapi, nggak apa-apalah. Yang penting pengalaman... iya toh??
Truz, aku pulangnya ke rumah Mbah dulu untuk sementara... abis itu balik lagi ke rumah asliku, he-he-he... abis itu, aku nge-cek HP-ku. Waw, ada 5 SMS masuk! Ada dari Farah, Vendra, 'n Gitta. Ya ampuun... enak banget, yah, Farah 'n Vendra lagi seneng-seneng di Bali. Mereka lagi di Tanah Lot! Katanya Vendra dia udah foto-fotoan sama temen-temennya sampe celananya basah semua! Hhh... asyik, yaa...
Ya Allah, beri aku kesabaran 'n ketabahan, yaa... Amin.


I saw you...

When you were happy
When you were sad
When you were bored
When you were angry

And then I knew you...

I talked to you
I laughed with you
I heard you
I tried to be by your side

Next, I trusted you...

I saw your eyes
I saw the way you look at me
I held your hand
I said something to you

" Thank's...! "

And now I miss you very much...